Majelis Talim, WBP Lapas Banjarmasin Dikuatkan dgn Pesan Memperbaiki Diri

Banjarmasin, Catatanpublik.com –

Pembinaan kepribadian melalui penguatan nilai-nilai keagamaan terus dilaksanakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin. Melalui Majelis Ta’lim di Masjid Baabut Taqwa, warga binaan muslim mendapatkan penguatan spiritual sekaligus dorongan untuk terus memperbaiki diri, Senin (5/10).

Majelis Ta’lim disampaikan Ustaz Mursalim dan diikuti warga binaan muslim dengan tertib. Dalam tausiyahnya, Ustaz Mursalim membahas sejumlah amalan yang dapat menjadi ikhtiar untuk menjauhkan diri dari godaan setan sekaligus memperkuat ketakwaan.

Lima hal yang disampaikan meliputi melaksanakan salat tepat waktu dan secara berjemaah, memaafkan orang yang berbuat salah, mampu mengendalikan syahwat ketika memiliki kesempatan, bertobat dari dosa yang pernah diperbuat, serta melazimkan istigfar setiap hari.

Ustaz Mursalim menekankan bahwa amalan tersebut perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Salat tepat waktu menjadi bentuk ketaatan, sementara sikap memaafkan dan kemampuan mengendalikan diri menjadi bagian dari upaya membangun pribadi yang lebih baik.

Kalapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan pembinaan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk kesadaran dan karakter warga binaan.

“Majelis Ta’lim menjadi ruang bagi warga binaan untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus melakukan refleksi dan memperbaiki diri. Kami berharap nilai-nilai yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.

Melalui Majelis Ta’lim yang dilaksanakan secara rutin, Lapas Banjarmasin terus memberikan ruang bagi warga binaan untuk memperkuat keimanan, membangun kebiasaan positif, dan menumbuhkan kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik. (Humas Lapas Banjarmasin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed