SURABAYA, – Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimanfaatkan oleh Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Yayasan Lembaga Digdaya Indonesia (YLDI) untuk mengajak masyarakat memperkuat kesadaran akan pentingnya kedaulatan konsumen sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional.
Melalui ucapan resmi yang disampaikan keluarga besar LPK-YLDI, organisasi tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga menjadi landasan dalam mewujudkan perlindungan dan pemberdayaan konsumen di Indonesia.
Mengusung pesan “Pancasila mengajarkan kedaulatan rakyat. Sebagai konsumen, kedaulatan Anda adalah kekuatan utama ekonomi bangsa”, LPK-YLDI menilai bahwa konsumen memiliki peran strategis dalam menentukan arah pertumbuhan ekonomi yang sehat, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Ketua LPK-YLDI menyampaikan bahwa semangat Pancasila harus tercermin dalam setiap aktivitas ekonomi, termasuk dalam hubungan antara pelaku usaha dan konsumen. Menurutnya, hak-hak konsumen harus dihormati dan dilindungi agar tercipta keseimbangan yang berkeadilan sebagaimana amanat sila kelima Pancasila, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
“Perlindungan konsumen bukan sekadar persoalan transaksi jual beli, melainkan bagian dari upaya menghadirkan keadilan sosial. Konsumen yang cerdas, kritis, dan terlindungi akan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan ekonomi bangsa,” ujarnya.
Di tengah pesatnya perkembangan perdagangan digital dan meningkatnya aktivitas ekonomi berbasis teknologi, tantangan perlindungan konsumen juga semakin kompleks. Mulai dari peredaran produk yang tidak sesuai standar, informasi yang menyesatkan, hingga berbagai bentuk praktik usaha yang merugikan masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.
Karena itu, LPK-YLDI mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, serta organisasi perlindungan konsumen untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, transparan, dan bertanggung jawab.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya dalam aspek politik dan sosial, tetapi juga dalam aktivitas ekonomi yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat luas.
Dengan semangat persatuan, gotong royong, dan keadilan sosial yang menjadi roh Pancasila, LPK-YLDI optimistis Indonesia mampu membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat, berdaulat, dan berpihak kepada kepentingan rakyat sebagai konsumen.
“Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Pancasila adalah kompas moral bangsa, sementara konsumen yang berdaulat adalah kekuatan utama ekonomi Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan berkeadilan.”(Red)










