Cacatanpublik.com– Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, mengajak 120 siswa SMAIT Al Uswah memahami pentingnya politik sebagai dasar lahirnya berbagai kebijakan publik yang berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Edukasi tersebut disampaikan saat para pelajar mengikuti kunjungan edukatif ke Gedung DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura, Surabaya, Selasa (4/8/2026).
Dalam pemaparannya, Lilik menegaskan bahwa politik tidak boleh dipandang hanya sebagai ajang kontestasi kekuasaan atau pemilihan umum. Menurutnya, politik merupakan proses merumuskan kebijakan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemerintah.
“Semua yang kita rasakan hari ini, mulai dari pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur hingga berbagai program sosial, lahir dari proses politik. Karena itu, politik harus dipahami sebagai sarana menghadirkan solusi bagi kepentingan masyarakat,” kata Lilik di hadapan para siswa.
Lilik kemudian memperkenalkan sistem ketatanegaraan Indonesia dengan menjelaskan fungsi lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Ia menekankan bahwa DPRD memiliki peran strategis dalam memastikan setiap kebijakan daerah disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, DPRD Jawa Timur menjalankan tiga fungsi utama, yakni fungsi legislasi untuk membentuk peraturan daerah, fungsi penganggaran dalam pembahasan APBD, serta fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah.
Ia menjelaskan bahwa DPRD Provinsi Jawa Timur saat ini terdiri dari 120 anggota yang berasal dari 14 daerah pemilihan. Seluruh anggota dewan terbagi dalam sembilan fraksi dan lima komisi yang membahas berbagai bidang pemerintahan sesuai tugas dan kewenangannya.
Selain menjelaskan struktur kelembagaan, Lilik juga memaparkan aktivitas anggota DPRD, mulai dari rapat paripurna, pembahasan rancangan peraturan daerah, pengawasan terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kunjungan kerja, hingga pelaksanaan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat.
“Melalui kegiatan reses, kami bertemu langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan kebutuhan mereka. Aspirasi itu kami bawa ke DPRD sebagai bahan penyusunan program pembangunan daerah agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan warga,” jelasnya.
Lilik juga mengajak para pelajar mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berintegritas, berwawasan luas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Ia menilai karakter kepemimpinan harus dibangun sejak usia sekolah melalui pendidikan, organisasi, dan pengalaman sosial.
“Jika kalian ingin menjadi pemimpin yang membawa perubahan, mulailah dengan belajar sungguh-sungguh, aktif berorganisasi, serta menjaga kejujuran dan tanggung jawab. Pemimpin yang baik lahir dari proses panjang dan kemauan untuk terus belajar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para siswa agar menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab ketika telah memenuhi syarat sebagai pemilih. Menurutnya, masyarakat harus mengenali rekam jejak, integritas, dan kemampuan calon pemimpin sebelum menentukan pilihan.
Sementara itu, salah seorang peserta, Hamzah, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru mengenai sistem pemerintahan dan tugas DPRD. Ia menilai kunjungan tersebut memberikan pemahaman yang lebih nyata tentang proses lahirnya kebijakan publik.
“Materinya sangat menarik dan mudah dipahami. Kami jadi mengetahui bagaimana DPRD bekerja dan bagaimana aspirasi masyarakat dapat diwujudkan menjadi kebijakan yang bermanfaat,” ujar Hamzah.
Melalui kunjungan edukatif tersebut, DPRD Jawa Timur berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya politik, demokrasi, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Edukasi sejak dini diharapkan mampu melahirkan calon pemimpin yang berintegritas serta memiliki komitmen kuat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat melalui kebijakan publik yang berkualitas.(Yud)










