Pati,– Kegiatan penebaran benih ikan lele sebanyak 5.000 ekor dilaksanakan di kolam budidaya Lahan SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi) Lapas Kelas IIB Pati (4/5). Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan di dalam lapas sekaligus mendorong kegiatan produktif yang melibatkan warga binaan secara langsung. Penebaran benih dilakukan dengan penuh antusias sebagai bagian dari upaya pengembangan sektor perikanan di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan petugas serta warga binaan yang telah mendapatkan pembinaan di bidang budidaya ikan. Mereka secara aktif berpartisipasi mulai dari persiapan kolam hingga proses penebaran benih. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kerja sama, sehingga diharapkan mampu membentuk karakter warga binaan yang lebih mandiri dan siap kembali ke masyarakat.
Lahan SAE sendiri terus dikembangkan sebagai pusat kegiatan produktif di dalam lapas, mencakup sektor pertanian, peternakan, hingga perikanan. Dengan penebaran 5.000 benih lele ini, diharapkan hasil panen ke depan dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas program pembinaan. “Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan keterampilan nyata bagi warga binaan serta mendukung program ketahanan pangan di dalam lapas,” ujar Kasubsi Giatja Budi Cahyono. (Red)








