Banjarmasin, Catatanpublik.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin melaksanakan pemeriksaan kesehatan rutin bagi tahanan baru di Klinik Lapas Banjarmasin, Sabtu (24/10). Kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Kesehatan Klinik Lapas Banjarmasin ini meliputi pemeriksaan Voluntary Counseling and Testing (VCT) HIV dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya deteksi dini kondisi kesehatan tahanan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 81 tahanan baru menjalani pemeriksaan VCT HIV, sedangkan 25 orang mengikuti pemeriksaan CKG.
Dokter Lapas Banjarmasin, dr. Yayuk Ruwaidah, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan tahanan baru juga mencakup skrining penyakit menular seksual (PMS), khususnya HIV dan sifilis. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi kemungkinan infeksi agar penanganan dapat segera diberikan sesuai hasil pemeriksaan.
“Pemeriksaan ini bertujuan memastikan tahanan baru tidak terindikasi penyakit menular seksual. Apabila ditemukan indikasi sifilis, akan dilakukan tindak lanjut berupa pengobatan atau penyuntikan obat antisipilis sesuai indikasi medis, dengan berkoordinasi bersama Puskesmas Pelambuan,” jelas dr. Yayuk.
Secara terpisah, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dari pemenuhan hak dasar tahanan. Ia meminta agar pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin dan setiap temuan medis ditindaklanjuti sesuai prosedur.
“Kami berkomitmen memastikan setiap tahanan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak sejak awal berada di Lapas. Deteksi dini dan tindak lanjut yang tepat menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan tahanan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang sehat,” tegas Kalapas.
Melalui pemeriksaan rutin ini, Lapas Banjarmasin terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi tahanan serta memperkuat koordinasi dengan fasilitas kesehatan setempat untuk mendukung penanganan medis yang tepat. (Humas Lapas Banjarmasin)












