Martapura, Catatanpublik.com –
Menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berorientasi pada pemenuhan hak anak, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan berpartisipasi dalam kegiatan Kunjungan Kasih dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh PIPAS Daerah Kalimantan Selatan tersebut berlangsung di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura, Selasa (28/07/2026).
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, hadir langsung bersama PIPAS Cabang Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pembinaan anak yang mengedepankan nilai kepedulian, kasih sayang, dan pengembangan karakter. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam mendukung penyelenggaraan pemasyarakatan yang humanis serta memberikan ruang bagi anak binaan untuk tumbuh, belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, kegiatan Kunjungan Kasih HAN 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarunsur pemasyarakatan dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak yang sedang menjalani proses pembinaan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, Ketua PIPAS Daerah Kalimantan Selatan, Ny. Hajerah Erwedi, para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, jajaran PIPAS Kalimantan Selatan, orang tua anak binaan, serta seluruh jajaran LPKA Kelas I Martapura.
Rangkaian kegiatan menghadirkan momen penuh makna melalui prosesi sungkeman dan cuci kaki orang tua yang dilakukan oleh anak binaan sebagai bentuk penghormatan, permohonan maaf, serta ungkapan kasih sayang kepada keluarga. Suasana haru terlihat saat anak binaan berinteraksi langsung dengan orang tua, sekaligus menjadi pengingat bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam proses perubahan diri, pembentukan karakter, dan kesiapan anak dalam menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian tali asih dari PIPAS Daerah Kalimantan Selatan kepada anak binaan. Pemberian tersebut menjadi wujud perhatian dan kepedulian yang tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga menghadirkan motivasi agar anak binaan tetap memiliki semangat untuk mengikuti proses pembinaan serta mempersiapkan diri menyongsong masa depan yang lebih baik.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa kegiatan Kunjungan Kasih HAN 2026 menjadi bagian dari penguatan nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan pembinaan pemasyarakatan.
“Pembinaan tidak hanya dilakukan melalui pendidikan dan keterampilan, tetapi juga melalui perhatian, dukungan moral, serta penguatan hubungan kekeluargaan. Setiap anak memiliki kesempatan untuk berubah dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Dukungan keluarga dan lingkungan sekitar menjadi energi positif dalam proses tersebut,” ungkap Yugo.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi pengingat bersama bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, belajar, berkembang, dan memiliki masa depan yang baik.
“Masa depan kalian belum berakhir. Kesalahan yang pernah terjadi di masa lalu tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bermimpi. Jadikan masa pembinaan ini sebagai kesempatan untuk belajar, memperbaiki diri, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ujar Erwedi di hadapan anak binaan.
Sementara itu, Ketua PIPAS Daerah Kalimantan Selatan, Ny. Hajerah Erwedi, menyampaikan bahwa kegiatan Kunjungan Kasih HAN 2026 merupakan bentuk kepedulian PIPAS terhadap anak-anak yang sedang menjalani proses pembinaan.
“Kami hadir bukan hanya membawa bingkisan, tetapi juga membawa doa, perhatian, dan semangat agar anak-anak binaan tetap optimis menjalani proses pembinaan. Setiap anak memiliki kesempatan untuk berubah, memperbaiki diri, dan meraih masa depan yang lebih cerah dengan tekad, disiplin, serta dukungan keluarga dan lingkungan sekitar,” ungkap Ny. Hajerah Erwedi.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan Kunjungan Kasih Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, peduli, dan berorientasi pada masa depan. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa proses pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada perubahan perilaku, tetapi juga memberikan dukungan emosional dan sosial agar anak binaan memiliki motivasi untuk berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
Dengan semangat “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus mendukung terciptanya penyelenggaraan pemasyarakatan yang menjunjung nilai kemanusiaan serta memberikan kesempatan bagi setiap anak untuk memperbaiki diri, mengembangkan potensi, dan meraih masa depan yang lebih cerah. (nta).








