Konsolidasi dan Buka Puasa Bersama Demokrat Surabaya di Hotel Suites, Tegaskan Target Kebangkitan 2029

 

Surabaya – Kader Partai Demokrat se-Kota Surabaya menggelar Konsolidasi dan Buka Puasa Bersama yang dilaksanakan di Hotel Suites Surabaya,, Kelurahan Kaliasin kecamatan Genteng Surabaya, pada hari ke-4 Ramadan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas internal sekaligus memanaskan mesin partai menghadapi Pemilu 2029.

 

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Dra. Lucy Kurniasari Anggota DPR-RI Komisi IX , Dr. H. Rasiyo, M.Si.Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil Jatim 1 (Kota Surabaya), H. Mochammad Machmud, S.Sos., M.Si DPRD Kota Surabaya, selaku Anggota DPRD Kota Surabaya Fraksi Demokrat, jajaran pengurus DPC, Dewan Kehormatan, Majelis Partai, 31 Ketua PAC, serta 153 Ketua Ranting yang hadir penuh semangat. Turut hadir tokoh agama yang memberikan tausiah Ramadan.

H. Mochammad Machmud, S.Sos., M.Si DPRD Kota Surabaya, menyampaikaan Struktur Jangan Hanya Nama, Harus Bergerak

Dalam sambutannya, H. Mochammad Machmud menegaskan bahwa bulan Ramadan harus dijadikan momentum introspeksi dan evaluasi total terhadap kinerja struktur partai.

 

Menurutnya, struktur yang sudah dibentuk mulai dari DPC, wakil ketua, badan-badan, PAC, ranting hingga Badan Saksi tidak boleh sekadar formalitas di atas kertas, tetapi harus benar-benar bergerak di tengah masyarakat.

 

“2029 itu bukan masih lama. Secara efektif tinggal sekitar dua tahun menuju tahapan krusial. Kalau kita tidak mulai sekarang, kita akan tertinggal dari partai lain yang sudah lebih dulu konsolidasi hingga anak ranting,” tegasnya.

 

Ia mendorong seluruh pengurus aktif turun menyapa masyarakat, merekrut tokoh potensial, serta memperkuat basis hingga tingkat paling bawah.

Lucy Kurniasari: Kita Pernah 16 Kursi, Saatnya Bangkit Kembali

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Lucy Kurniasari, menegaskan bahwa Ramadan adalah bulan muhasabah dan penguatan komitmen perjuangan.

 

“Ramadan adalah bulan untuk mengingat kembali janji-janji kita. Janji adalah hutang, dan hutang bukan hanya ditagih di dunia, tetapi juga akan dipertanggungjawabkan di akhirat,” ujarnya.

 

Ia mengajak seluruh jajaran fraksi, baik di DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kota, untuk bersinergi penuh dengan struktur partai dari DPC hingga anak ranting.

 

“Kita harus guyub dan solid. Melawan kekuatan yang solid jauh lebih sulit daripada melawan kekuatan yang rapuh. Jangan sampai kita rapuh karena kurang komunikasi dan koordinasi.”

 

Ning Lucy juga mengingatkan sejarah emas Demokrat di Surabaya yang pernah meraih 16 kursi DPRD Kota—capaian yang belum pernah diraih partai lain di kota ini.

 

“Kalau kita pernah berjaya, berarti kita bisa mengulanginya. Bahkan bisa lebih besar. Target minimal satu dapil satu kursi harus kita wujudkan,” tegasnya.

 

Ia juga menekankan bahwa perjuangan politik bukan sekadar kekuasaan, melainkan untuk kesejahteraan rakyat.

 

“Demokrat bersama rakyat, Demokrat berjaya kembali. Kita berjuang bukan hanya untuk menang, tetapi untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat.”

 

Ramadan sebagai Titik Konsolidasi

Menutup sambutannya, Ning Lucy mengajak seluruh kader menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat hati, niat, dan barisan.

 

“Mari songsong kejayaan Demokrat Surabaya dengan kerja nyata, kebersamaan, dan soliditas yang tak tergoyahkan. Kalau kita solid, insyaAllah lawan akan gentar.”

 

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Lucy Kurniasari secara resmi membuka acara Konsolidasi dan Buka Puasa Bersama kader Partai Demokrat se-Kota Surabaya.

Acara dilanjutkan dengan berbagi parcel lebaran, tausiah Ramadan dan buka puasa bersama dalam suasana penuh kekeluargaan, sekaligus menegaskan tekad kebangkitan Demokrat Surabaya menuju Pemilu 2029.  (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *