Cacatanpublik.com– Kepemimpinan Muhammad Nabil di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur kembali mendapat apresiasi. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur memberikan penghargaan moral kepada Ketua Umum KONI Jawa Timur tersebut atas dedikasinya dalam membangun sistem pembinaan olahraga yang dinilai berhasil melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Apresiasi itu disampaikan setelah Muhammad Nabil menerima Radar Surabaya Award 2026, penghargaan yang diberikan kepada tokoh yang dinilai berhasil mengelola, membina, dan mengembangkan olahraga prestasi hingga mengantarkan atlet Jawa Timur meraih berbagai prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Di bawah kepemimpinan Muhammad Nabil, KONI Jawa Timur terus memperkuat pola pembinaan atlet secara berkelanjutan. Berbagai program seperti pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih, pemanfaatan sport science, hingga penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pengurus cabang olahraga menjadi bagian dari strategi meningkatkan prestasi olahraga di Jawa Timur.
Hasil dari pembinaan tersebut terlihat melalui konsistensi atlet-atlet Jawa Timur dalam meraih medali pada berbagai kejuaraan nasional, Pekan Olahraga Nasional (PON), hingga kompetisi internasional. Prestasi tersebut turut memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu daerah penghasil atlet terbaik di Indonesia.
Ketua MAKI Koordinator Wilayah Jawa Timur, Heru, menilai keberhasilan KONI Jawa Timur tidak terlepas dari kepemimpinan Muhammad Nabil yang mampu membangun organisasi olahraga secara profesional dan berorientasi pada prestasi.
“Kami memberikan penghargaan moral kepada Pak Muhammad Nabil karena beliau mampu menjaga tradisi prestasi olahraga Jawa Timur. Kepemimpinan yang konsisten, kolaboratif, dan berorientasi pada pembinaan telah membawa banyak atlet Jawa Timur mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Heru.
Menurut Heru, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Muhammad Nabil dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, profesional, dan berkelanjutan. Ia menilai keberhasilan olahraga Jawa Timur merupakan hasil sinergi antara KONI Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, serta seluruh pemangku kepentingan.
Heru juga menyebut Muhammad Nabil sebagai sosok yang berhasil menjaga reputasi Jawa Timur sebagai lumbung atlet nasional melalui sistem pembinaan yang terarah dan berkesinambungan.
Ia berharap penghargaan yang diterima Muhammad Nabil dapat menjadi motivasi bagi seluruh insan olahraga untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet, memperluas kolaborasi, dan memperkuat tata kelola organisasi olahraga yang profesional.
Dengan fondasi pembinaan yang semakin kuat, KONI Jawa Timur diharapkan mampu mempertahankan tradisi prestasi sekaligus melahirkan lebih banyak atlet berpotensi yang dapat mengharumkan nama Jawa Timur dan Indonesia di berbagai ajang olahraga internasional. (Yud)










