Banjarmasin, Catatanpublik.com –
Klinik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus memberikan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan kepada warga binaan yang mengalami keluhan kesehatan, Jumat (23/10). Dalam pelaksanaannya, kader kesehatan turut membantu petugas medis melakukan pengecekan tekanan darah sebagai bagian dari pemantauan kondisi kesehatan warga binaan.
Kader kesehatan yang terlibat merupakan warga binaan yang telah mendapatkan pembelajaran dan pelatihan dasar di bidang kesehatan. Bekal tersebut menjadi dasar bagi mereka untuk membantu pelaksanaan pemeriksaan sederhana, seperti pengecekan tekanan darah, sesuai dengan kemampuan dan arahan petugas kesehatan.
Dokter Klinik Lapas Banjarmasin, dr. Yayuk Ruwaidah, menjelaskan bahwa pemeriksaan tekanan darah merupakan salah satu langkah penting dalam memantau kondisi kesehatan warga binaan. Hasil pemeriksaan menjadi bahan bagi petugas kesehatan untuk menentukan tindak lanjut sesuai kondisi masing-masing.
“Pengecekan tekanan darah membantu kami memantau kondisi kesehatan warga binaan. Kader kesehatan yang telah mendapatkan pembelajaran dan pelatihan dapat membantu pemeriksaan dasar sesuai kompetensi yang diberikan. Apabila ditemukan hasil pemeriksaan yang memerlukan perhatian lebih lanjut, warga binaan akan mendapatkan pemeriksaan oleh petugas kesehatan,” jelas dr. Yayuk.
Secara terpisah, Kalapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa pemberdayaan kader kesehatan merupakan bagian dari upaya Lapas mengembangkan potensi dan keterampilan warga binaan melalui kegiatan yang bermanfaat.
“Kami mendorong warga binaan untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan selama menjalani masa pembinaan. Pelibatan kader kesehatan menjadi salah satu bentuk pemberdayaan agar mereka memiliki bekal pengetahuan, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Harapannya, keterampilan tersebut dapat memberikan manfaat, baik selama berada di Lapas maupun ketika kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.
Melalui pelayanan klinik dan pemberdayaan kader kesehatan, Lapas Banjarmasin berupaya memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan warga binaan sekaligus mendukung pengembangan kemampuan mereka. Upaya ini menjadi bagian dari pembinaan yang tidak hanya memperhatikan kesehatan, tetapi juga membangun kepedulian dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. (Humas Lapas Banjarmasin)












