Ketum KJN : IDUL FITRI BUKAN SEKADAR SEREMONIAL, MOMENTUM INTROSPEKSI DAN PEMBUKTIAN KEBAIKAN

 

Surabaya,–Selayang Pandang Maret 2026 – Agus Setiawan, SH., MH., selaku Ketua Umum Komunitas Jurnalis Nusantara (KJN), menegaskan bahwa perayaan Idul Fitri tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremonial tahunan semata, melainkan harus menjadi momentum introspeksi diri dan pembuktian nyata dalam kebaikan.

 

Menurutnya, tradisi saling memaafkan yang berlangsung setiap Lebaran kerap hanya menjadi formalitas tanpa diikuti perubahan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Pada dasarnya, yang baik akan kembali pada kebaikan, yang jahat akan kembali pada kejahatan, dan yang dengki akan tetap kembali pada kedengkiannya. Ini adalah realita yang harus kita sadari bersama,” tegasnya.

 

Ia menilai, jika Idul Fitri hanya dijadikan rutinitas tanpa makna, maka esensi kemenangan dan kembali ke fitrah akan kehilangan nilai yang sesungguhnya.

 

“Kita harus jujur pada diri sendiri. Memaafkan bukan sekadar ucapan, tetapi harus dibuktikan dengan perubahan nyata dalam sikap dan tindakan,” lanjutnya.

 

Ketua Umum KJN juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik dalam memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan keikhlasan dalam kehidupan sosial.

 

“Kami berharap Idul Fitri menjadi momentum untuk kembali kepada kebaikan yang hakiki, bukan sekadar formalitas yang berulang setiap tahun,” tambahnya.

 

Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan ucapan:

 

“Segenap keluarga besar Komunitas Jurnalis Nusantara (KJN) mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.”

 

“Artikel Komunitas Jurnalis Nusantara Maret 2026”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *