Karang Intan, Catatanpublik.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menjalankan inovasi Jembatan Hati untuk membantu warga binaan menjalin kembali komunikasi dan menjaga kedekatan emosional dengan keluarga. Melalui layanan panggilan video (video call), enam orang warga binaan mengikuti program ini. Salah satunya, warga binaan berinisial GM, memanfaatkan layanan tersebut untuk berkomunikasi dengan keluarganya di Galeri Pembinaan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Sabtu (10/10/2026).
Pelaksanaan kegiatan mendapat pendampingan dan pengawasan dari staf Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) serta staf Registrasi. Petugas mengawasi jalannya layanan agar tetap tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sekaligus memastikan warga binaan dapat memanfaatkan kesempatan berkomunikasi dengan keluarga secara baik.
Jembatan Hati dirancang untuk membantu warga binaan yang mengalami hambatan komunikasi dengan keluarga agar dapat kembali menjalin hubungan dan menjaga ikatan emosional dengan orang-orang terdekat. Melalui layanan ini, warga binaan memperoleh kesempatan untuk bertukar kabar, menyampaikan keadaan diri, serta mendapatkan dukungan moral dari keluarga selama menjalani masa pidana.
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan mendukung pelaksanaan program melalui pendataan keluarga warga binaan dan koordinasi dengan pihak terkait sesuai kebutuhan. Mekanisme tersebut membantu petugas memberikan layanan komunikasi secara terukur dan berkelanjutan dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis serta memperhatikan keamanan dan ketertiban.
Staf Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Danang, menyampaikan bahwa komunikasi dengan keluarga menjadi salah satu bentuk dukungan sosial yang berarti bagi warga binaan selama menjalani pembinaan. Hubungan keluarga yang terjaga diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi warga binaan untuk mengikuti pembinaan dengan baik.
“Melalui Jembatan Hati, kami memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk tetap menjalin komunikasi dengan keluarga melalui layanan yang tertib dan sesuai ketentuan. Dukungan keluarga diharapkan dapat memberikan semangat bagi warga binaan untuk mengikuti pembinaan dengan baik dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Salah satu warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan berinisial GM menyambut baik kesempatan berkomunikasi dengan keluarga melalui layanan panggilan video dalam program Jembatan Hati. Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengetahui kabar keluarga sekaligus menyampaikan kondisinya selama menjalani masa pidana.
“Saya bersyukur bisa berkomunikasi dengan keluarga melalui Jembatan Hati. Saya bisa mengetahui kabar mereka dan menyampaikan keadaan saya. Dukungan keluarga memberikan semangat bagi saya untuk menjalani pembinaan dengan baik dan terus memperbaiki diri agar nantinya dapat kembali ke tengah keluarga dan masyarakat,” ungkap GM.
Melalui inovasi Jembatan Hati, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus mengupayakan pembinaan yang memperhatikan perubahan perilaku sekaligus kebutuhan sosial dan emosional warga binaan. Dukungan keluarga diharapkan dapat membantu warga binaan menjalani proses pembinaan dan mempersiapkan diri untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.
Upaya ini mencerminkan komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada keberlanjutan pembinaan. Melalui Jembatan Hati, Lapas berharap warga binaan dapat menjaga hubungan dengan keluarga sebagai salah satu sumber dukungan dalam menjalani proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. (nta).








