Karang Intan, Catatanpublik.com –
Komitmen meneguhkan integritas dan profesionalitas aparatur diwujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan melalui keikutsertaan dalam Apel Bersama Tahun 2026 di Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan yang melibatkan Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, memimpin langsung pelaksanaan apel bersama yang diikuti pejabat struktural dan staf melalui virtual Zoom dari Aula Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Senin (27/07/2026).
Pelaksanaan apel bersama tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor SEK-UM.04.01-9 tanggal 24 Juli 2026 tentang Undangan Mengikuti Apel Bersama Bulan Juli Tahun 2026 secara Virtual. Apel disiarkan langsung dari Lapangan Upacara Kementerian Hukum dan diikuti secara serentak oleh jajaran kementerian terkait di seluruh Indonesia sebagai bentuk penyamaan persepsi, penguatan koordinasi, serta peningkatan komitmen aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan publik.
Keikutsertaan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam apel bersama tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan nilai integritas aparatur sekaligus memperkuat komitmen pemasyarakatan dalam mendukung penghormatan dan pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM). Salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut yaitu penegasan terhadap pemenuhan hak-hak dasar anak sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari prinsip perlindungan HAM.
Keikutsertaan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam apel bersama tersebut turut memberikan penguatan bagi aparatur melalui amanat Sekretaris Jenderal Kementerian Hak Asasi Manusia, Novita Ilmaris, selaku Pembina Apel yang menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, serta komitmen dalam mendukung pemenuhan hak dasar anak sebagai bagian dari penghormatan Hak Asasi Manusia.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa pelaksanaan apel bersama menjadi sarana penting untuk memperkuat budaya kerja aparatur yang menjunjung tinggi integritas, kedisiplinan, dan profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Apel bersama ini menjadi momentum bagi seluruh pegawai untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kedisiplinan, serta menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab. Setiap aparatur memiliki peran penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan mendukung penyelenggaraan pemasyarakatan yang berlandaskan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Yugo.
Yugo menambahkan bahwa nilai-nilai integritas dan profesionalitas harus terus diwujudkan melalui sikap disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh sistem yang berjalan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki semangat pengabdian dan tanggung jawab.
“Kami berharap seluruh pegawai terus menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan kepedulian, dan mempertahankan komitmen dalam melaksanakan tugas. Dengan integritas yang kuat dan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang profesional serta mendukung keberhasilan program pemasyarakatan,” tambah Yugo.
Dalam amanatnya sebagai Pembina Apel, Novita Ilmaris menyampaikan bahwa apel bersama tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan penguatan integritas dan kedisiplinan aparatur sekaligus mengingatkan kembali tanggung jawab negara dalam memenuhi hak dasar anak sebagai bagian dari pemajuan Hak Asasi Manusia.
“Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi pengingat bagi negara, masyarakat, dan keluarga untuk terus memenuhi komitmen terhadap hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan, serta partisipasi anak,” tegas Novita.
Selain menyoroti pemenuhan hak anak, Novita juga mengingatkan seluruh aparatur untuk terus menjaga kedisiplinan, meningkatkan integritas, dan memperkuat kualitas kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia turut mengajak seluruh jajaran mempersiapkan berbagai agenda nasional dalam menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada bulan Agustus dengan semangat kebangsaan, tanggung jawab, dan profesionalitas.
Pelaksanaan apel bersama tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja aparatur yang berintegritas, disiplin, dan responsif terhadap berbagai tantangan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus mendorong seluruh pegawai untuk memiliki kesamaan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, menjaga kepercayaan masyarakat, serta melaksanakan tugas pemasyarakatan secara profesional.
Dengan semangat integritas, profesionalitas, dan kolaborasi, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan berkomitmen menghadirkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang semakin berkualitas, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik. Keikutsertaan dalam Apel Bersama Tahun 2026 menjadi wujud nyata kesiapan seluruh pegawai untuk terus memberikan pengabdian terbaik dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan terpercaya. (nta).












