Hari Jadi ke – 2th GADISku, Kadinsos Jatim Dorong Kemandirian Difabel Lewat Koperasi Kodifa Jawara

 

Surabaya – Galeri Disabilitas Kinasih dan UPT (GADISku) memperingati hari jadi ke – 2th sekaligus menggelar soft launching Koperasi Difabel Jawa Timur Sejahtera (Kodifa Jawara). Kegiatan berlangsung di halaman depan GADISku, Surabaya, Rabu (22/4/2026).

 

Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani menyampaikan rasa syukur atas perjalanan GADISku sejak berdiri pada 2024. Momentum ini, kata dia, menjadi langkah penting dalam penguatan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas.

 

“Hari ini ada dua kegiatan, pertama mensyukuri dua tahun GADISku. Kedua, soft launching Kodifa Jawara,” ujar Novi.

 

Menurut Novi, perkembangan GADISku dalam dua tahun terakhir cukup signifikan. Tidak hanya menjadi ruang berkumpul, tempat ini juga mendorong aktivitas produktif bagi para difabel.

 

“Perkembangannya luar biasa. Tidak hanya berkumpul, tetapi juga belajar usaha dan kegiatan produktif lainnya,” jelasnya.

 

Novi menambahkan, kehadiran koperasi menjadi sarana strategis untuk mendukung usaha para difabel. Saat ini, koperasi tersebut telah memiliki nama serta susunan pengurus dan tengah bersiap menuju peresmian.

 

Ia juga mendorong diversifikasi usaha yang dijalankan anggota. Selama ini, aktivitas ekonomi masih didominasi usaha kecil seperti angkringan.

 

“Ke depan bisa berkembang ke produk lain seperti sambal bawang, penyetan, dan lainnya melalui koperasi,” ujar Novi.

 

Novi menilai semangat anggota GADISku terus meningkat. Aktivitas yang sebelumnya sekadar mengisi waktu kini mulai diarahkan pada peningkatan kesejahteraan.

 

“Sekarang sudah mulai menuju kesejahteraan. Selain itu, GADISku juga menjadi tempat pelatihan keterampilan kerja dan memfasilitasi kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan,” tambahnya.

 

Sementara, Ketua Kodifa Jawara Hakim Gunawan menyebut pembentukan koperasi merupakan inisiatif bersama berbagai pihak, termasuk Dinas Sosial, Komisi E DPRD dan Koalisi disabilitas di Jawa Timur.

 

“Koperasi ini menjadi wadah perekonomian teman-teman disabilitas. Kami ingin menghimpun produk dan jasa yang dihasilkan untuk dipasarkan secara luas,” kata Hakim.

 

Hakim mengajak para penyandang disabilitas di Jawa Timur bergabung sebagai anggota. Ke depan, koperasi juga akan mengembangkan platform digital untuk memperluas pemasaran.

 

“Harapannya, ini menjadi simbol kekuatan ekonomi disabilitas dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota,” pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *