
Surabaya – Gus Har selaku Pengurus Aliansi Relawan Prabowo Gibran (ARPG) menegaskan bahwa aksi demonstrasi adalah hak setiap warga negara, namun harus dilakukan dengan cara yang bermartabat, damai, dan kondusif.
Ia menghimbau khususnya kepada masyarakat Jawa Timur yang akan menggelar aksi agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu yang ingin menciptakan kerusuhan.
“Aksi demo adalah bentuk penyampaian aspirasi rakyat. Jangan sampai dicemari tindakan anarkis. Kita harus menunjukkan bahwa rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa Timur, mampu berdemonstrasi secara damai, tertib, dan penuh tanggung jawab,” ujar Gus Har.
Lebih lanjut, Gus Har menambahkan bahwa ia bersama Pasukan Semut Ireng selalu memantau jalannya kegiatan aksi, demi memastikan semuanya berjalan aman, tertib, dan tetap dalam koridor perjuangan rakyat.
“Selain itu, saya juga selalu menjaga agar wilayah Jawa Timur, terutama Kota Surabaya, tetap aman dan kondusif. Melihat fenomena yang sangat miris di beberapa daerah, aksi demo besar-besaran yang anarkis membuat saya sangat sedih dan prihatin. Ada pihak ketiga yang menunggangi aksi ini untuk memperkeruh keadaan. Untuk itulah saya bersama Pasukan Semut Ireng turun ke jalan membantu pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Pasukan Semut Ireng menegaskan komitmennya untuk selalu mendukung langkah Gus Har dalam menjaga kedamaian.
“Kami siap berada di garis depan bersama rakyat. Tugas kami jelas: mengawal aspirasi agar tidak dibajak oleh provokator, sekaligus memastikan keamanan Jawa Timur tetap terjaga. Kami ada bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk menjaga kedamaian,” ungkap salah satu anggota Pasukan Semut Ireng.
Sebagai penutup, Gus Har mengajak seluruh elemen masyarakat, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kaum muda untuk bersatu menjaga kedamaian Jawa Timur. Menurutnya, hanya dengan persatuan dan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi, Indonesia bisa semakin kuat dan rakyat semakin sejahtera.
“Jangan pernah mau diadu domba. Kita adalah saudara sebangsa dan setanah air. Mari kita kawal aspirasi rakyat dengan cara damai, tanpa anarkis, demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkas Gus Har.(Red)










