Gubernur Khofifah Hadiri Pengajian Muslimah Haul Sunan Ampel ke-549

Cacatanpublik.com// Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Pengajian Umum Muslimah dalam rangka Haul Agung Sunan Ampel, Raden Ali Rahmatullah ke-549 yang digelar di kawasan Makam Sunan Ampel, Surabaya, Jumat (6/2/2026) malam. Kegiatan ini diikuti ribuan jamaah Muslimah dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah, tahlil, dan doa bersama di makam Sunan Ampel sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar salah satu Walisongo dalam menyebarkan ajaran Islam di Nusantara. Prosesi ziarah berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, dilanjutkan dengan tabur bunga.

Usai ziarah, acara berlanjut dengan pengajian umum Muslimah yang menjadi ruang refleksi dan penguatan nilai-nilai keislaman. Dalam kesempatan tersebut, para jamaah diajak meneladani ajaran dan akhlak Sunan Ampel yang dikenal santun, damai, serta menjunjung tinggi akhlakul karimah.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukur karena Jawa Timur dianugerahi keberadaan lima wali dari Walisongo. Menurutnya, Sunan Ampel memiliki peran besar sebagai suluh peradaban Islam yang mengajarkan nilai kesantunan, kebijaksanaan, dan persatuan.

“Kita patut bersyukur karena di Jawa Timur terdapat lima waliyullah Walisongo. Keteladanan Sunan Ampel dalam mengajarkan kesantunan dan akhlakul karimah sangat relevan untuk kehidupan kita saat ini,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan, nilai-nilai yang diwariskan Sunan Ampel perlu terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan membangun harmoni di tengah keberagaman.

Kegiatan pengajian Muslimah ini juga dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifah Choiri Fauzi, para alim ulama, tokoh perempuan, serta tokoh masyarakat. Kehadiran para tokoh tersebut memperkuat pesan pentingnya peran perempuan dalam menjaga dan meneruskan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Peringatan Haul Sunan Ampel ke-549 menjadi momentum untuk mengenang jasa besar para ulama dalam dakwah Islam di Nusantara sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk melanjutkan nilai-nilai kebaikan, kedamaian, dan keteladanan yang telah diwariskan kepada generasi penerus.(Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *