Karang Intan, Catatanpublik.com –
Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan memilih futsal sebagai olahraga untuk mengisi waktu di lapangan dalam Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Senin (5/10/2026). Mereka berolahraga untuk menjaga kebugaran sekaligus mengisi waktu dengan aktivitas sehat dan positif selama menjalani proses pembinaan.
Warga binaan mengikuti permainan dengan membentuk beberapa tim dan bertanding secara bergantian di bawah pengawasan petugas pengamanan. Setiap tim menjalankan permainan dengan mengikuti aturan yang berlaku, mulai dari mengoper dan menggiring bola, membangun serangan, menjaga pertahanan, hingga berupaya mencetak gol. Aktivitas tersebut membuat warga binaan bergerak aktif sekaligus melatih ketangkasan, konsentrasi, dan koordinasi tubuh.
Selama pertandingan, warga binaan menjalankan peran masing-masing dan berkomunikasi dengan rekan satu tim untuk menyusun permainan. Mereka belajar memberikan dan menerima umpan, menghargai rekan maupun lawan bermain, serta mengikuti keputusan yang berlaku selama pertandingan. Cara tersebut memberikan pengalaman langsung bagi warga binaan untuk menerapkan kerja sama, disiplin, pengendalian diri, dan sportivitas melalui aktivitas olahraga.
Petugas pengamanan melakukan pemantauan selama permainan berlangsung untuk memastikan seluruh peserta mengikuti kegiatan secara aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan di lingkungan Lapas. Pengawasan tersebut memungkinkan warga binaan menikmati aktivitas olahraga dalam suasana yang terarah sekaligus tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban.
Olahraga futsal memberikan manfaat bagi warga binaan dalam menjaga kondisi fisik sekaligus membentuk kebiasaan hidup aktif. Aktivitas fisik yang mereka lakukan membantu menjaga kebugaran, sedangkan aturan permainan memberikan ruang untuk melatih kedisiplinan dan tanggung jawab. Interaksi antarpemain juga mendorong warga binaan membangun komunikasi dan kerja sama dalam menyelesaikan situasi permainan.
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengikuti aktivitas yang mendukung kesehatan fisik dan perkembangan sikap positif. Melalui olahraga yang dilakukan secara terarah, warga binaan dapat memanfaatkan waktu secara produktif sekaligus mengembangkan nilai-nilai yang mendukung proses pembinaan.
Kebiasaan berolahraga dan menerapkan sportivitas diharapkan dapat terus berkembang menjadi bagian dari pola hidup positif warga binaan. Nilai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan pengendalian diri yang mereka praktikkan selama bermain menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat dan bertanggung jawab, termasuk ketika kembali ke tengah masyarakat. (nta).






