Cacatanpublik.com– DPRD Jawa Timur menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka menjadi kunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Jawa Timur.
Lembaga legislatif ini menilai interaksi langsung antara guru dan siswa memberikan dampak signifikan terhadap capaian akademik maupun pembentukan karakter.
Anggota Komisi E DPRD Jatim, Rasiyo, menyampaikan bahwa proses belajar di kelas memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah yang lebih efektif.
Ia menilai metode ini mampu meningkatkan pemahaman siswa sekaligus membangun kedisiplinan dan tanggung jawab.
“Tatap muka memberikan ruang interaksi yang lebih intens antara guru dan siswa.
Ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membentuk karakter,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Ia menjelaskan, pengalaman selama penerapan pembelajaran daring menunjukkan berbagai kendala,
mulai dari keterbatasan infrastruktur hingga menurunnya motivasi belajar siswa.
Selain itu, kesenjangan akses teknologi juga berdampak pada ketimpangan kualitas pendidikan di berbagai daerah.
DPRD Jatim mendorong sekolah untuk memanfaatkan momentum kembalinya pembelajaran tatap muka dengan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Rasiyo meminta para tenaga pendidik menghadirkan metode yang lebih kreatif, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Tatap muka harus dioptimalkan dengan pendekatan yang lebih inovatif agar siswa lebih aktif dan mudah memahami materi,” tegasnya.
Meski demikian, DPRD Jatim tetap mengakui pentingnya peran teknologi dalam dunia pendidikan.
Sistem daring dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung, seperti untuk pengayaan materi, penugasan, maupun dalam kondisi tertentu.
Di sisi lain, DPRD Jatim juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman,
“nyaman, dan mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh, baik dari sisi akademik maupun psikologis.
Sementara itu, Abdul Mu’ti menyatakan bahwa pemerintah memutuskan untuk melaksanakan pembelajaran secara tatap muka berdasarkan pertimbangan akademik dan penguatan karakter.
Dengan kebijakan tersebut, DPRD Jatim berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan,
sehingga mampu mencetak generasi yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter kuat.(Yud)













