Surabaya, 18 September 2025 – Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan menyiapkan pemimpin sekolah yang unggul dan berdaya saing. Melalui pelatihan calon kepala sekolah yang digelar Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Timur, sebanyak 116 guru dan tenaga kependidikan (GTK) mendapat pembekalan strategis dan motivasi dari Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai.(17/09/25)
Peserta yang hadir terdiri dari 25 GTK SMA, SMK, SLB serta 91 GTK SMP dari berbagai daerah di Jawa Timur. Mereka diproyeksikan sebagai calon kepala sekolah yang akan memimpin satuan pendidikan ke arah transformasi lebih maju.
Menurut Aries, kepala sekolah bukan sekadar jabatan administratif, melainkan posisi strategis yang menentukan arah perkembangan sekolah. “Kepala sekolah itu ibarat dirigen orkestra pendidikan. Kalau salah kibas, musiknya bisa sumbang. Karena itu, pemimpin sekolah harus tahu bagaimana memimpin dengan tepat nada,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kepala sekolah masa kini harus memiliki karakter kepemimpinan yang adaptif terhadap perubahan, kreatif dalam mencari solusi, kolaboratif dalam bekerja sama, serta akuntabel dalam setiap tanggung jawabnya. Hal ini sejalan dengan tantangan pendidikan di era digital yang menuntut inovasi dan kepekaan terhadap perkembangan zaman.
“Menjadi calon kepala sekolah harus berkompeten, berintegritas, dan bermakna. Jangan hanya sibuk tanda tangan, tapi sibuklah menyalakan semangat. Kepala sekolah adalah motor penggerak utama kualitas pendidikan,” pesan Aries yang disambut antusias oleh peserta.
Pelatihan ini menjadi wadah penguatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, sekaligus strategi mencetak pemimpin pendidikan yang mampu menghadirkan sekolah unggul, tidak hanya pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembangunan karakter, budaya literasi, serta lingkungan belajar yang inklusif.
Dindik Jatim bersama BBGTK berkomitmen mendampingi dan memfasilitasi para calon kepala sekolah agar berkembang menjadi pemimpin berkualitas, berintegritas, dan visioner. Harapannya, melalui langkah ini akan lahir kepala sekolah yang mampu membawa sekolah di Jawa Timur menuju daya saing global, namun tetap berakar pada karakter bangsa.(Yud)












