Karang Intan, Catatanpublik.com –
Memperdalam pemahaman ajaran Islam, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menggelar pengajian ilmu fikih bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjar di Masjid At-Taubah Lapas. Pengajian tersebut memberikan pemahaman kepada warga binaan tentang ketentuan ajaran Islam dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Petugas Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat) mendampingi pengajian, sedangkan anggota regu pengamanan mengawasi jalannya kegiatan, Selasa (01/09/2026).
Pada kesempatan itu, Ustaz Fahrurrazi dari Kemenag Kabupaten Banjar memberikan materi fikih yang membahas ketentuan dan tata cara ibadah. Warga binaan menyimak materi yang disampaikan dan memperoleh pemahaman yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Petugas Seksi Bimkemaswat, Ardian, mengatakan bahwa pengajian memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperluas pengetahuan agama sekaligus mendukung pembinaan kepribadian.
“Pengajian ilmu fikih membantu warga binaan memahami ketentuan dan tata cara beribadah dengan lebih baik. Kami mendampingi kegiatan agar proses belajar berjalan tertib dan warga binaan dapat mengikuti materi dengan baik,” ujar Ardian.
Menurut Ardian, pengetahuan fikih dapat membantu warga binaan menjalankan ibadah dengan lebih terarah. Pemahaman tersebut juga dapat mendorong mereka membangun kebiasaan yang lebih baik selama menjalani pembinaan.
Ustaz Fahrurrazi mengatakan bahwa pembelajaran fikih dapat menjadi bekal bagi warga binaan dalam menjalankan ibadah sehari-hari.
“Melalui pembelajaran fikih, kami berharap warga binaan semakin memahami tata cara ibadah yang benar dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang dipelajari diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjalankan ibadah,” ujar Fahrurrazi.
Anggota Regu Pengamanan, Rizkie Vandapotan Sinaga, mengatakan bahwa petugas turut memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
“Kami mengawasi kegiatan agar pengajian berjalan aman dan tertib. Dengan situasi yang kondusif, warga binaan dapat mengikuti materi dengan tenang,” ujar Rizkie.
Kehadiran Kemenag Kabupaten Banjar memberikan tambahan wawasan bagi warga binaan melalui pembelajaran fikih secara langsung. Penyampaian materi oleh Ustaz Fahrurrazi membantu peserta memahami ajaran Islam secara lebih mendalam, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah.
Selain menambah pengetahuan, pengajian memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengisi waktu dengan kegiatan edukatif. Mereka dapat belajar sekaligus melakukan refleksi terhadap kebiasaan dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menempatkan pembinaan keagamaan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian. Pengajian ilmu fikih menjadi salah satu kegiatan yang mendukung perkembangan spiritual dan mendorong perubahan sikap warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
Kerja sama dengan Kemenag Kabupaten Banjar turut mendukung keberlangsungan pembinaan tersebut. Kehadiran pemateri dari Kemenag membantu Lapas menghadirkan pembelajaran keagamaan yang terarah dan aplikatif bagi warga binaan.
Pemahaman yang diperoleh melalui pengajian diharapkan dapat mendorong warga binaan menjalankan ibadah dengan lebih baik serta menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan setelah kembali bersama keluarga dan masyarakat.
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar dan mengembangkan diri melalui pembinaan keagamaan. Pengajian ilmu fikih bersama Kemenag Kabupaten Banjar menjadi salah satu upaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku. (nta).












