cacatanpublik.com– Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur Aries Agung Paewai membuat kejutan dalam Apel Peringatan Hari Pramuka ke-65 di lapangan Rektorat Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Kamis (2/9/2026) malam.
Mengenakan seragam Pramuka lengkap, Aries tiba-tiba masuk ke tengah formasi drum band Gita Swara Nala SMA Taruna Nala Jawa Timur. Ia menaiki penyangga, memasang bass drum di bagian depan tubuhnya, kemudian langsung memainkan alat musik tersebut menggunakan kedua stik.
Aries melakukan aksi itu tanpa persiapan latihan sebelumnya. Namun, ia mampu mengikuti irama dan memainkan bass drum dengan lancar hingga mendapat perhatian ribuan peserta apel.
Aksi spontan tersebut juga menarik perhatian pimpinan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur serta sejumlah pejabat pemerintahan yang hadir. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang duduk di kursi kehormatan turut menyaksikan atraksi tersebut.
Aries mengatakan dirinya sempat menghadapi kendala kecil ketika memasang bass drum. Ia mengaku kesulitan memasangkan cincin pada sisi alat musik tersebut.
“Naiknya tadi tidak susah, tapi saya sempat kesulitan untuk memasangkan cincin ke sisi bass drum. Alhamdulillah meski tidak sempat latihan, semuanya lancar dan berjalan maksimal,” ujar Aries seusai atraksi.
Pengalaman Bermain Drum Sejak STPDN
Aksi Aries memang berlangsung spontan, tetapi ia memiliki pengalaman bermain drum band sejak muda. Saat menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), yang kini menjadi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Aries pernah bergabung dalam kelompok drum band.
Saat itu, Aries memainkan snare drum. Pengalaman tersebut membuatnya terbiasa menjaga tempo dan mengikuti irama permainan kelompok.
Pengalaman itu pula yang membantu Aries ketika mendapat kesempatan memainkan bass drum dalam Apel Hari Pramuka ke-65.
Setelah Aries menyelesaikan aksinya, personel Gita Swara Nala melanjutkan pertunjukan. Para siswa SMA Taruna Nala Jawa Timur membawakan lagu Tanjung Perak dan Diskoria.
Penampilan energik para siswa langsung mendapat sambutan meriah. Ribuan peserta apel dan tamu undangan memberikan tepuk tangan setelah pertunjukan berlangsung.
Khofifah Apresiasi Penampilan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi penampilan Gita Swara Nala. Ia menilai para siswa mampu menghadirkan pertunjukan yang enerjik dan atraktif.
Khofifah juga memberikan perhatian khusus terhadap aksi Aries yang ikut tampil dalam pertunjukan.
“Aksi yang atraktif dari anak-anak hebat. Pak Aries tadi juga luar biasa, atraksi naik dan menggendong bass drum,” kata Khofifah.
Bagi Aries, keterlibatan dalam penampilan drum band tersebut bukan hanya menjadi kejutan bagi peserta apel. Ia juga menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan keberanian, kreativitas dan kebersamaan.
Aries Terima Lencana Melati
Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Khofifah menyematkan Lencana Melati kepada Aries Agung Paewai. Penghargaan itu diterima Aries dalam kapasitasnya sebagai anggota Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Timur.
Lencana Melati merupakan salah satu tanda penghargaan tingkat tinggi dalam Gerakan Pramuka Indonesia. Gerakan Pramuka memberikan penghargaan tersebut kepada anggota dewasa maupun pihak di luar Pramuka yang dinilai berjasa dan memberikan pengabdian besar bagi kepentingan kepramukaan.
Momentum tersebut menjadi semakin istimewa karena Aries menerima penghargaan setelah menunjukkan aksi spontan bersama drum band siswa.
Hidupkan Suasana Apel
Aksi Aries memainkan bass drum menjadi salah satu momen menarik dalam Apel Peringatan Hari Pramuka ke-65. Ia mampu mencairkan suasana sekaligus memberi kejutan kepada peserta apel.
Penampilan tersebut juga memperlihatkan sisi lain seorang pejabat yang selama ini menjalankan tugas di bidang pendidikan. Pengalaman lama memainkan snare drum saat menjadi mahasiswa kembali ia tunjukkan ketika memainkan bass drum di tengah formasi siswa SMA Taruna Nala.
Melalui aksi spontan itu, Aries ikut menyampaikan pesan bahwa kegiatan pendidikan dan kepramukaan tidak hanya membangun disiplin, tetapi juga memberi ruang bagi kreativitas, keberanian dan ekspresi generasi muda.(Yud)






