Aliansi Masyarakat Perantau Siap Jadi Garda Terdepan Kawal Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Tanjung Perak

 

SURABAYA — Menjaga keutuhan dan stabilitas keamanan nasional tidak lagi sekadar tugas eksklusif aparat penegak hukum, melainkan panggilan nurani bagi seluruh anak bangsa. Kesadaran kolektif inilah yang bergema kuat dalam pelaksanaan Apel Sabuk Kamtibmas di halaman Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Jalan Kalianget Nomor 1, Surabaya.

 

Mengusung tema besar “Merawat Bhinneka Tunggal Ika, Memperkuat Persatuan Bangsa di Tengah Polarisasi dan Ruang Digital,” kegiatan ini dikemas dalam bentuk dialog kebangsaan yang berwibawa, mempertemukan jajaran kepolisian dengan puluhan perwakilan elemen masyarakat dan organisasi lokal.

 

Apel khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Kompol Anindita Harcahyaningdiyah, S.I.K., para Pejabat Utama (PJU), kapolsek jajaran, serta dihadiri oleh perwakilan berbagai kelompok masyarakat seperti PSHT Blok Utara, IKSPI Kera Sakti Cabang Surabaya, hingga Madas Sedarah.

 

Dalam amanatnya yang tegas namun humanis, AKBP Irwan Kurniawan menekankan bahwa ruang digital saat ini telah menjelma menjadi medan pertempuran baru yang rentan disusupi oleh arus informasi palsu (hoaks), ujaran kebencian, dan provokasi yang berpotensi memecah belah persaudaraan.

 

“Keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kokoh tidak akan tercipta hanya dengan mengandalkan Polri. Di tengah derasnya arus polarisasi di ruang digital, ketahanan sosial yang sesungguhnya berakar dari soliditas warga yang memegang teguh prinsip saring sebelum sharing,” ujar AKBP Irwan di hadapan para peserta apel.

 

Kapolres juga mengapresiasi kehadiran berbagai elemen masyarakat yang hadir dan berkomitmen menjadi garda terdepan penjaga keharmonisan wilayah. Melalui gerakan moral Sabuk Kamtibmas, sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan mampu meredam potensi konflik horizontal serta merawat nilai-nilai luhur Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika hingga ke tingkat akar rumput.

 

Kegiatan dialog kebangsaan ini berjalan tertib, khidmat, dan penuh kekeluargaan, ditutup dengan ikrar bersama untuk terus menjaga wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak tetap aman, damai, dan kondusif dari segala bentuk disintegrasi bangsa.

 

Terpisah di waktu yang sama, H. Holis selaku ketua umum Aliansi Masyarakat Perantau (Ketum AMP) saat hadir berserta jajaran AMP mengatakan, Kami berserta seluruh anggota siap ikut dalam program Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak (KP3) dan sekitarnya khusunya di Surabaya,” tegasnya.

 

Masih lanjut kata Holis, Kesiapan AMP berkolaborasi bersama jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam mengawal program-program Kamtibmas agar berjalan optimal.

 

“Dan Mengajak seluruh elemen masyarakat perantau agar senantiasa waspada, menjaga kerukunan, serta proaktif melaporkan potensi gangguan keamanan kepada aparat berwenang,” ujarnya

 

Holis manambahkan, Melalui pernyataan ini, AMP hadir sebagai organisasi perantau yang tidak hanya memperkuat solidaritas internal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi rasa aman, kedamaian, dan ketertiban di tengah masyarakat luas,” tutup ketum AMP. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *