SURABAYA, – Pergantian pucuk pimpinan Polda Jawa Timur membawa harapan baru sekaligus tantangan besar bagi jajaran kepolisian di wilayah Jawa Timur. Di tengah ancaman peredaran gelap narkotika yang terus menjadi perhatian, Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AA Putrawan, SH, MH, menyampaikan ucapan selamat kepada Irjen Pol Dekananto Eko Purwono yang resmi ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Timur.
Dekananto dipercaya mengemban tongkat komando Polda Jatim menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto berdasarkan Surat Telegram Kapolri pada Oktober 2026.
Bagi AA Putrawan, pergantian kepemimpinan bukan sekadar rotasi jabatan. Momentum tersebut harus menjadi energi baru untuk memperkuat soliditas, meningkatkan profesionalisme, sekaligus mempertajam langkah kepolisian dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Irjen Pol Dekananto Eko Purwono atas amanah sebagai Kapolda Jawa Timur. Ini merupakan kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar. Kami siap mendukung kebijakan dan arahan pimpinan dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas AA Putrawan.
Ia menegaskan, salah satu tantangan yang membutuhkan perhatian serius adalah pemberantasan narkotika.
Menurutnya, peredaran narkotika tidak boleh diberi ruang untuk berkembang. Jaringan yang bermain di balik peredaran barang haram tersebut harus terus diburu melalui penegakan hukum yang profesional, terukur, dan berdasarkan bukti.
“Narkotika adalah musuh bersama. Tidak boleh ada ruang bagi jaringan peredaran gelap narkotika untuk berkembang. Kami di Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak akan terus bergerak, bekerja berdasarkan hukum dan fakta, serta berkomitmen memberantas peredaran narkotika,” ujar AA Putrawan.
TONGKAT KOMANDO BERGANTI, KOMITMEN TAK BOLEH SURUT
AA Putrawan menilai sinergi antara Polda Jatim, Polres jajaran, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi berbagai ancaman kamtibmas.
Terlebih wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak memiliki karakteristik strategis sebagai kawasan pelabuhan dan jalur mobilitas masyarakat maupun barang.
Karena itu, kewaspadaan terhadap potensi penyelundupan dan peredaran narkotika harus terus diperkuat.
“Pergantian pimpinan adalah dinamika organisasi. Namun komitmen memberantas narkotika tidak boleh berganti, tidak boleh melemah dan tidak boleh mundur selangkah pun,” tegasnya.
Ia menambahkan, jajaran kepolisian harus mampu hadir bukan hanya ketika kejahatan telah terjadi, tetapi juga melakukan langkah pencegahan dan pemetaan terhadap potensi jaringan peredaran narkotika.
PROFIL SINGKAT KAPOLDA JATIM BARU
Irjen Pol Dekananto Eko Purwono merupakan perwira tinggi Polri asal Bojonegoro, Jawa Timur, dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.
Sebelum dipercaya menjadi Kapolda Jawa Timur, Dekananto menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya.
Kini, tongkat komando Polda Jawa Timur berada di tangannya. Harapan pun mengemuka agar kepemimpinan baru tersebut semakin memperkuat soliditas organisasi, pelayanan publik, penegakan hukum dan pemberantasan kejahatan narkotika di Jawa Timur.
AA Putrawan kembali menegaskan bahwa jajaran Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak siap menjalankan setiap kebijakan pimpinan secara profesional.
“Selamat datang dan selamat bertugas di Jawa Timur, Bapak Kapolda. Kami siap bekerja, siap bergerak dan siap menjaga kepercayaan masyarakat. Untuk pemberantasan narkotika, tidak ada kata mundur,” pungkas AA Putrawan.(Red)












