Pemberian Pakan Ayam Petelur di SAE 1, Warga Binaan Lapas Banjarmasin Rawat Produktivitas Ternak

Banjarmasin, Catatanpublik.com –

Aktivitas peternakan ayam petelur di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1 Lapas Kelas IIA Banjarmasin terus berjalan melalui perawatan rutin yang dilakukan oleh Warga Binaan. Salah satu kegiatan penting yang dilaksanakan adalah pemberian pakan untuk memastikan kebutuhan nutrisi ayam terpenuhi dan produktivitas telur tetap terjaga, Senin (2/11).

Sejak kegiatan dimulai, Warga Binaan yang bertugas di area peternakan menyiapkan dan membagikan pakan ke tempat-tempat yang telah tersedia. Pemberian pakan dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan ternak agar ayam mendapatkan asupan yang cukup. Kegiatan ini menjadi bagian dari pemeliharaan harian yang membutuhkan ketelitian dan konsistensi.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bagus Paras Etika, menjelaskan bahwa pemberian pakan merupakan salah satu aspek utama dalam pengelolaan ayam petelur. Pemenuhan kebutuhan pakan secara teratur menjadi perhatian untuk menjaga kondisi ternak sekaligus mendukung keberlanjutan produksi telur.

“Pemeliharaan ayam petelur harus dilakukan secara rutin, mulai dari pemberian pakan, penyediaan air minum, hingga menjaga kebersihan kandang. Semua tahapan tersebut saling berkaitan dalam mendukung kesehatan ayam dan hasil produksi,” jelasnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa kegiatan peternakan menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang memberikan pengalaman kerja secara langsung kepada Warga Binaan.

“Kami ingin Warga Binaan tidak hanya mengikuti kegiatan, tetapi juga memahami proses dan tanggung jawab dalam mengelola usaha peternakan. Keterampilan seperti ini diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” tutur Kalapas.

Sementara itu, Warga Binaan berinisial HF mengungkapkan bahwa kegiatan merawat ayam petelur memberikan pengalaman baru baginya. Selain memahami cara memberikan pakan, ia juga belajar bahwa pemeliharaan ternak membutuhkan perhatian setiap hari.

“Memberi pakan ayam memang harus rutin. Kami juga harus memperhatikan kondisi ayam dan kebersihan kandangnya. Dari sini kami belajar merawat ternak dengan baik,” ungkap HF.

Melalui kegiatan peternakan di SAE 1, Lapas Banjarmasin terus mendorong pembinaan kemandirian yang produktif. Aktivitas sederhana seperti pemberian pakan menjadi bagian dari proses pembelajaran yang membangun keterampilan, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab bagi Warga Binaan. (Humas Lapas Banjarmasin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *