Surabaya Rayakan Hari Disabilitas dengan Panggung Kreasi untuk Ratusan Siswa SD

SURABAYA –08 Desember 2025 Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Disdik) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan inklusif dengan menggelar Ajang Kreasi dan Apresiasi Peserta Didik Penyandang Disabilitas tingkat SD se-Kota Surabaya, Sabtu (6/12/2025). Kegiatan yang berlangsung meriah ini digelar untuk memperingati Hari Disabilitas 2025 dengan mengusung tema “Kemandirian dan Keunggulan Penyandang Disabilitas.”

Sebanyak 437 murid penyandang disabilitas dari 69 SD penyelenggara pendidikan inklusif hadir sebagai peserta. Mereka tampil percaya diri dalam delapan kategori lomba, yakni lari, bina diri, menyanyi, menggambar, estafet motorik, Senam Anak Indonesia Hebat, tari kreasi, dan Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ).

Ajang ini tak hanya menjadi ruang berekspresi, tetapi juga simbol penghargaan terhadap potensi dan kemampuan setiap anak. Sorak dukungan dari guru, orang tua, dan siswa lain dari berbagai sekolah turut menambah semarak jalannya perlombaan.

Kepala Disdik Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menegaskan bahwa seluruh peserta adalah juara. Ia menekankan pentingnya semangat sportivitas serta peran pendamping dalam membangun rasa percaya diri peserta didik.

“Seluruh peserta yang berlomba hari ini adalah para pemenang. Tidak ada yang menang atau kalah, karena semua sudah berusaha optimal,” ujarnya.

Yusuf juga mengapresiasi peran guru dan orang tua dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus yang tampil di ajang tersebut. “Jangan lelah untuk memberikan bimbingan. Mereka adalah anak-anak hebat yang memerlukan dukungan bersama,” tambahnya.

Selain memberikan wahana kompetisi sehat, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Surabaya mewujudkan kota yang ramah dan inklusif bagi penyandang disabilitas. Disdik berharap kegiatan serupa terus berkembang, memberi ruang yang lebih luas bagi kreativitas dan keberanian peserta didik.

Dengan hadirnya panggung apresiasi ini, Surabaya memperkuat dorongan agar setiap anak—terlepas dari kondisi fisiknya—dapat tumbuh, belajar, dan berprestasi dalam lingkungan yang penuh dukungan dan kesetaraan.(Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *