SIDOARJO –19 Desember 2025 Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat pembinaan atlet pelajar melalui peningkatan sarana dan prasarana SMA Negeri Olahraga (SMANOR) Sidoarjo. Pembaruan fasilitas tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Rabu (17/12/2025), sebagai bagian dari upaya menyiapkan atlet muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter.
Rehabilitasi sarana dan prasarana SMANOR mencakup berbagai fasilitas utama penunjang pembinaan olahraga dan pembelajaran. Dengan fasilitas yang lebih representatif dan modern, proses latihan dan pendidikan diharapkan berjalan lebih optimal, aman, serta nyaman bagi para siswa atlet.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa SMANOR memiliki peran strategis dalam mencetak atlet pelajar unggulan Jawa Timur. Menurutnya, keberhasilan pembinaan olahraga harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter, disiplin, dan mental juara.
“Prestasi tidak hanya diukur dari medali dan piala, tetapi juga dari karakter. Dengan fasilitas yang diperbarui ini, kami ingin melahirkan atlet muda yang berdaya saing tinggi sekaligus menjunjung nilai sportivitas dan integritas,” ujar Khofifah.
Ia menambahkan bahwa pembangunan fisik merupakan bagian dari keseriusan Pemprov Jatim dalam menghadirkan lingkungan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini. Namun demikian, Khofifah menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia melalui peran guru, pelatih, dan manajemen sekolah yang profesional.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa rehabilitasi SMANOR merupakan tindak lanjut dari evaluasi kondisi fasilitas yang telah digunakan dalam jangka waktu lama. Proses pembaruan dilakukan secara bertahap sejak 2024 dan rampung pada 2025.
“Pembaruan fasilitas meliputi asrama putra dan putri, gedung olahraga, ruang kebugaran, lapangan latihan, hingga sarana pendukung lainnya. Ini diharapkan menjadi penyemangat bagi atlet pelajar untuk terus meningkatkan prestasi,” terang Aries.
Kepala SMANOR Sidoarjo Mohammad Sharul mengapresiasi perhatian Pemprov Jatim terhadap pengembangan pendidikan olahraga. Ia menyebut saat ini SMANOR membina sekitar 230 siswa dari berbagai cabang olahraga yang terus didorong untuk berprestasi di tingkat nasional dan internasional.
“Dengan fasilitas yang lebih baik, siswa dapat berlatih lebih optimal dan nyaman. Kami berharap pembaruan ini berdampak langsung pada peningkatan prestasi atlet muda Jawa Timur,” ujarnya.
Selain peresmian fasilitas, Gubernur Khofifah juga menyerahkan penghargaan kepada atlet SMANOR yang berprestasi serta meninjau langsung sejumlah sarana yang telah direhabilitasi. Langkah ini menjadi penegasan komitmen Jawa Timur dalam menyiapkan generasi atlet muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di kancah nasional maupun global.(Yud)






