Komunitas Reog Bersatu, Lilik Hendarwati Dorong Regenerasi Budaya

SURABAYA – cacatanpublik.com Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan Surabaya, Lilik Hendarwati, mendorong penguatan regenerasi pelaku seni budaya sebagai kunci keberlanjutan tradisi Reog di Jawa Timur. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Komunitas Reog Sardulo Manggolo Putro di kawasan Kota Tua Surabaya, Sabtu malam (17/1/2026).

 

Dalam kesempatan tersebut, Lilik menilai soliditas antar komunitas Reog yang hadir dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa seni tradisi masih hidup dan memiliki daya ikat kuat di tengah masyarakat. Ia menegaskan, regenerasi menjadi faktor penting agar Reog tidak berhenti pada satu generasi saja.

 

“Reog akan terus hidup jika ada proses regenerasi yang berjalan. Keterlibatan anak-anak muda adalah kunci utama agar budaya ini tetap lestari,” ujar Lilik dalam sambutannya.

 

Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur itu mengapresiasi Komunitas Reog Sardulo Manggolo Putro yang dinilai konsisten menjaga nilai-nilai budaya sekaligus memberi ruang bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam pelestarian seni tradisi.

 

Menurut Lilik, Reog bukan sekadar seni pertunjukan, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang mengajarkan nilai ketangguhan, pengabdian, kedisiplinan, dan kebersamaan. Nilai-nilai tersebut, kata dia, sangat relevan untuk ditanamkan kepada generasi muda di tengah tantangan zaman.

 

Ia juga menyoroti kehadiran komunitas Reog dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Lumajang, Kediri, Madiun, Pacitan, Gresik, Ponorogo, hingga Surabaya, yang hadir dengan semangat kebersamaan tanpa sekat wilayah.

 

“Mereka hadir bukan karena undangan formal, tetapi karena kecintaan yang sama terhadap Reog. Inilah kekuatan budaya kita, mampu menyatukan berbagai latar belakang,” ungkapnya.

 

Lilik berharap sinergi antar komunitas Reog terus diperkuat dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, sehingga proses regenerasi budaya dapat berjalan secara berkelanjutan.

 

“Jika generasi muda terus dilibatkan dan diberi ruang berekspresi, insyaallah Reog akan tetap menjadi jati diri dan kebanggaan Jawa Timur,” pungkasnya.

 

Peringatan HUT ke-3 Komunitas Reog Sardulo Manggolo Putro tersebut dimeriahkan dengan pentas seni Reog dan penggalangan dana swadaya sebagai bentuk gotong royong dan komitmen bersama dalam melestarikan warisan budaya bangsa.(Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *