Cacatanpublik.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 8 Surabaya menggencarkan inspeksi rel dan stasiun sebagai langkah antisipasi menghadapi Angkutan Lebaran 2026.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal saat terjadi lonjakan penumpang pada masa mudik dan arus balik.
Jajaran manajemen Daop 8 Surabaya turun langsung ke lapangan meninjau kondisi prasarana di lintas Stasiun Surabaya Gubeng hingga Stasiun Mojokerto.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rel, wesel, sistem persinyalan, perlintasan sebidang, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa inspeksi rutin ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api.
“Kami melakukan pengecekan secara detail terhadap prasarana dan fasilitas pelayanan.
Dengan inspeksi yang intensif, kami ingin memastikan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Selain memeriksa jalur rel, manajemen juga meninjau kesiapan sejumlah stasiun di sepanjang lintas tersebut, di antaranya Stasiun Wonokromo, Stasiun Sepanjang, Stasiun Krian, Stasiun Tarik,
“hingga Stasiun Mojokerto. Pemeriksaan meliputi fasilitas pelayanan pelanggan, ruang PPKA, kebersihan area stasiun, serta kesiapan sumber daya manusia.
KAI Daop 8 Surabaya juga menginstruksikan seluruh petugas untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga kondisi kesehatan kerja,
” serta menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten. Budaya keselamatan dan 5R terus ditekankan guna menciptakan lingkungan kerja yang tertib dan aman.
Dengan inspeksi yang digencarkan, KAI Daop 8 Surabaya optimistis dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Perusahaan memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah operasionalnya berlangsung selamat, tepat waktu, dan memberikan kenyamanan bagi pelanggan.(Yud)






