Dispendik Surabaya Dorong OSIS Jadi Jembatan Komunikasi Lewat Orpes

Cacatanpublik.com— Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menegaskan pentingnya peran Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai jembatan komunikasi antara siswa dan pihak sekolah melalui Organisasi Pelajar Surabaya (Orpes).

 

 

Penguatan peran tersebut disampaikan dalam kegiatan Reorganisasi Orpes Generasi XIV yang digelar di Ruang Ki Hajar, Kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Rabu (21/1/2026).

 

 

Orpes merupakan organisasi pelajar yang beranggotakan pengurus OSIS dari SMP negeri dan swasta se-Kota Surabaya. Organisasi ini menjadi wadah komunikasi dan kolaborasi antar-OSIS untuk membangun sinergi positif sekaligus mencegah munculnya berbagai tren negatif di kalangan pelajar, seperti perpecahan perundungan, dan persaingan tidak sehat antar sekolah.

 

Melalui Orpes, pengurus OSIS didorong untuk aktif menyerap dan menyalurkan aspirasi siswa, sekaligus berperan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif. Orpes juga menjadi ruang pengembangan minat, potensi, serta kepemimpinan pelajar tingkat SMP di Kota Surabaya.

 

 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menekankan bahwa pengurus OSIS memiliki posisi strategis dalam membantu penyelesaian persoalan di lingkungan sekolah.

 

Menurutnya, keberadaan OSIS tidak hanya sebatas menjalankan kegiatan kesiswaan, tetapi juga berfungsi sebagai penghubung komunikasi yang efektif antara siswa dan guru.

 

“Ketika ada teman yang menyampaikan keluhan dan masih bisa dibantu, maka bantulah. Namun jika tidak dapat ditangani, segera laporkan kepada guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolah masing-masing agar dapat dilakukan pendampingan lebih lanjut,” ujarnya.

 

Selama lebih dari satu dekade perjalanannya, Orpes telah memberikan kontribusi positif bagi pelajar SMP di Surabaya dengan menghadirkan berbagai kegiatan kolaboratif yang mendukung terciptanya iklim pendidikan yang sehat dan kondusif.

 

Dengan terbentuknya Orpes Generasi XIV, Dispendik Surabaya berharap pengurus OSIS dapat semakin optimal menjalankan peran sebagai agen perubahan, memperkuat komunikasi di lingkungan sekolah, serta berkontribusi dalam mencegah berbagai perilaku menyimpang di kalangan pelajar.(Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *