Sidoarjo –24 Agustus 2025 Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Sidoarjo kembali digulirkan. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menargetkan 164 rumah mendapat bantuan renovasi dengan nilai Rp30 juta per rumah. Program tersebut tidak berjalan sendiri, melainkan melalui kolaborasi dengan Kodim 0816 Sidoarjo dan Baznas Sidoarjo.
Bupati Sidoarjo Subandi meninjau langsung pelaksanaan program RTLH di dua lokasi, yakni Desa Porong, Kecamatan Porong, dan Desa Krembung, Kecamatan Krembung, Sabtu (23/8/2025). Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Slamet Widodo (73), warga Porong, dan Wahyudi (50), warga Krembung.
“Pemkab Sidoarjo menyalurkan bantuan RTLH tahun ini sebanyak 164 rumah. Harapan kami, masyarakat bisa tinggal di rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman. Kolaborasi dengan legislatif, eksekutif, TNI, dan Baznas sangat penting agar program ini terus berkelanjutan,” ujar Subandi.
Bupati juga merinci kontribusi lintas pihak. “Kalau bantuan RTLH dari Kodim 0816 ada 158 rumah, sedangkan Baznas menyalurkan bantuan 20 sampai 25 rumah per bulan,” jelasnya.
Hadir mendampingi kegiatan tersebut Dandim 0816 Letkol Inf. Dedyk Wahyu Widodo, Kepala Dinas Perkim CKTR Sidoarjo Bachruni Aryawan, Ketua Baznas Sidoarjo M. Chasbil Aziz Saldju Sodar, serta jajaran camat Porong dan Krembung.
Rasa syukur tampak dari penerima bantuan. Slamet Widodo mengaku lega rumahnya akhirnya bisa diperbaiki. “Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada Bupati dan Pemkab yang sudah peduli,” ujarnya. Sementara itu, Isti Wahyudi, warga Krembung, tidak kuasa menahan tangis bahagia saat menerima bantuan.
Selain RTLH, Bupati Subandi juga meninjau program Bedah Warung di Porong, salah satunya warung milik Bu Leny yang kini beroperasi dengan baik. Ia menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya membantu dari sisi fisik, tetapi juga mendorong perekonomian keluarga di tingkat desa.
“Bedah warung ini bisa menjadi roda penggerak ekonomi kerakyatan. Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat, dari rumah yang layak hingga usaha kecil yang bangkit,” kata Subandi.
Dengan sinergi antara Pemkab, Kodim, dan Baznas, program pro rakyat ini diharapkan semakin memperkuat kesejahteraan warga Sidoarjo hingga ke pelosok desa.(Yud)





