Banjarmasin, Catatanpublik.com –
Menjaga kebugaran tubuh sekaligus mengisi waktu dengan kegiatan positif menjadi bagian dari pembinaan kepribadian di Lapas Kelas IIA Banjarmasin. Salah satunya melalui latihan olahraga bulu tangkis yang diikuti sekitar 20 Warga Binaan di GOR Bulu Tangkis Lapas Banjarmasin, Jumat (6/11).
Kegiatan berlangsung dengan pendampingan salah seorang Warga Binaan yang memiliki kemampuan bermain bulu tangkis dan dipercaya membantu melatih peserta. Latihan difokuskan pada pengenalan teknik dasar, mulai dari cara memegang raket, posisi berdiri, gerakan kaki, hingga teknik memukul kok.
Para peserta mengikuti setiap arahan dan mencoba mempraktikkan gerakan yang diberikan. Meski berawal dari teknik sederhana, latihan ini menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengembangkan kemampuan olahraga sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat.
Kalapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa pembinaan olahraga menjadi salah satu sarana untuk menjaga kesehatan fisik sekaligus membentuk karakter positif Warga Binaan.
“Melalui kegiatan olahraga, kami ingin Warga Binaan memiliki aktivitas yang sehat dan produktif. Selain menjaga kebugaran, olahraga juga mengajarkan kedisiplinan, sportivitas, kerja sama, serta kemampuan menghargai orang lain,” ujar Kalapas.
Salah seorang peserta berinisial BA mengaku senang dapat mengikuti latihan bulu tangkis bersama rekan-rekannya. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk belajar sekaligus meningkatkan kemampuan bermain.
“Senang bisa ikut latihan. Awalnya saya belum terlalu memahami teknik bermain yang benar, tetapi melalui latihan ini kami bisa belajar bersama. Semoga ke depannya kemampuan kami semakin baik dan kegiatan seperti ini terus berjalan,” ungkapnya.
Melalui pembinaan olahraga bulu tangkis, Lapas Banjarmasin terus mendorong Warga Binaan untuk mengembangkan minat dan potensi diri. Tidak sekadar aktivitas fisik, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan sportivitas sebagai bekal dalam menjalani kehidupan yang lebih baik. (Humas Lapas Banjarmasin)






