Banjarmasin,Catatanpublik.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus memfasilitasi pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C. Kegiatan pembelajaran berlangsung di GOR Bulu Tangkis Lapas Banjarmasin dengan melibatkan kader pendidikan yang juga merupakan warga binaan, Senin (26/10).
Pembelajaran dilaksanakan sesuai jenjang pendidikan masing-masing. Peserta Paket A mengikuti pelajaran Matematika, demikian pula peserta Paket B yang mendapatkan materi Matematika. Sementara itu, peserta Paket C mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia.
Keterlibatan kader pendidikan dari kalangan warga binaan menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan belajar yang saling mendukung. Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga didorong untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan akademik sebagai bekal untuk masa depan.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Banjarmasin, Gilang Wisnuwardhana, menyampaikan bahwa pendidikan kesetaraan merupakan salah satu bentuk pembinaan yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk terus belajar meskipun sedang menjalani masa pembinaan.
“Pembelajaran Paket A, B, dan C kami fasilitasi agar warga binaan tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan. Kami berharap mereka dapat mengikuti setiap materi dengan baik, meningkatkan kemampuan akademik, dan memiliki bekal pendidikan yang bermanfaat setelah menyelesaikan masa pembinaan,” ujarnya.
Secara terpisah, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan komitmen jajarannya untuk mendukung program pembinaan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi warga binaan, termasuk melalui pendidikan.
“Pendidikan merupakan bekal penting untuk membangun masa depan yang lebih baik. Kami berkomitmen mendukung warga binaan agar tetap dapat belajar, mengembangkan potensi diri, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan pengetahuan serta keterampilan yang lebih baik,” tegas Kalapas.
Salah seorang warga binaan berinisial R mengungkapkan bahwa kegiatan pembelajaran tersebut memberikan kesempatan baginya untuk kembali menekuni pelajaran dan menambah pengetahuan.
“Saya senang masih bisa belajar selama berada di sini. Dengan mengikuti pembelajaran, saya bisa mengulang pelajaran, menambah pengetahuan, dan berharap dapat menyelesaikan pendidikan untuk bekal setelah bebas nanti,” ungkapnya.
Melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C, Lapas Banjarmasin terus berupaya memberikan ruang bagi warga binaan untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan. Kesempatan belajar ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat untuk terus berkembang dan menjadi bekal dalam membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. (Humas Lapas Banjarmasin)






