Banjarmasin, –
Alunan musik dan lagu yang dibawakan LP Project Band menghadirkan suasana hangat di layanan kunjungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin, Kamis (15/10). Penampilan grup musik warga binaan tersebut menjadi hiburan bagi keluarga yang datang berkunjung, sekaligus menghadirkan warna berbeda dalam momen pertemuan yang penuh makna.
Di tengah suasana kunjungan, LP Project Band membawakan sejumlah lagu untuk menemani warga binaan dan keluarga mereka. Musik mengisi ruang pertemuan dengan suasana lebih santai, menghadirkan kesempatan bagi para pengunjung untuk menikmati hiburan sembari melepas rindu dengan anggota keluarga yang sedang menjalani masa pembinaan.
Bagi warga binaan yang terlibat dalam grup musik tersebut, penampilan ini bukan sekadar kesempatan memainkan alat musik dan menyanyikan lagu. Kegiatan ini menjadi ruang untuk menyalurkan minat dan bakat, melatih kekompakan, serta mengembangkan kemampuan bermusik dalam lingkungan pembinaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa pengembangan minat dan bakat merupakan bagian dari pembinaan yang memberikan ruang bagi warga binaan untuk tumbuh secara positif.
“Kami berupaya memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki. Penampilan LP Project Band tidak hanya menjadi hiburan bagi keluarga yang berkunjung, tetapi juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk menyalurkan kreativitas, membangun kepercayaan diri, dan menunjukkan kemampuan melalui kegiatan yang positif,” ujarnya.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Gilang Wisnuwardhana, menjelaskan bahwa penampilan LP Project Band menjadi salah satu wadah bagi warga binaan untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang musik sekaligus mengembangkan kemampuan melalui kegiatan positif.
“Melalui LP Project Band, warga binaan memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakat bermusik, melatih kekompakan, dan membangun rasa percaya diri. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari proses pembinaan yang mendorong mereka terus mengembangkan potensi diri,” jelasnya.
Kehadiran LP Project Band memberikan dimensi berbeda pada layanan kunjungan. Pertemuan keluarga yang biasanya berfokus pada percakapan dan melepas kerinduan kini turut diwarnai alunan musik yang menciptakan suasana lebih akrab.
Bagi keluarga, momen kunjungan memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar bertatap muka. Waktu yang terbatas menjadi kesempatan untuk menyampaikan perhatian, memberikan dukungan, dan menguatkan semangat anggota keluarga yang sedang menjalani masa pembinaan.
Melalui penampilan LP Project Band, Lapas Banjarmasin memadukan layanan kunjungan dengan ruang ekspresi kreatif bagi warga binaan. Musik menjadi penghubung suasana, menghadirkan hiburan sekaligus mengingatkan bahwa di balik proses pembinaan, hubungan keluarga dan kesempatan untuk mengembangkan diri tetap memiliki arti penting.
Sebab, terkadang sebuah lagu mampu menyampaikan kehangatan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Di ruang kunjungan itu, musik bukan hanya hiburan, melainkan bagian dari momen kebersamaan yang membantu menjaga harapan dan semangat untuk terus melangkah menuju kehidupan yang lebih baik. (Humas Lapas Banjarmasin)






