GRIB JAYA DPC SIDOARJO SERTA JAJARANNYA KAWAL KORBAN “FAJAR” TERSENGAT LISTRIK TIANG REKLAME ALFAMART DORONG PENYELESAIAN MELALUI TABAYUN

 

SIDOARJO, Selasa 13 Oktober 2026 ,–DPC Grib Jaya Sidoarjo beserta jajarannya, terus mengawal penanganan kasus warga penyandang disabilitas asal Desa Wonokasian, Sidoarjo, yang dilaporkan mengalami cacat permanen setelah tersengat aliran listrik pada tiang reklame Alfamart. Organisasi tersebut mendorong penyelesaian yang adil bagi korban melalui mekanisme tabayun, mediasi, dan jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Pada Selasa 13 Oktober 2026, jajaran Grib Jaya Sidoarjo bersama perwakilan Alfamart wilayah setempat menggelar pertemuan di salah satu kafe di Sidoarjo. Pertemuan tersebut membahas dampak yang dialami korban sekaligus upaya mencapai kesepakatan terkait pemberian santunan atas kondisi korban.

 

Grib Jaya Dpc Sidoarjo beserta jajarannya menegaskan bahwa tabayun menjadi prinsip utama dalam menyikapi pengaduan masyarakat. Pendekatan dialog dan kekeluargaan ditempuh untuk mencari solusi, tanpa mengesampingkan hak korban maupun penyelesaian melalui jalur hukum.

 

Proses perundingan tersebut turut mendapat pengawalan aparat kepolisian. Berdasarkan pantauan di lokasi, perwakilan kedua pihak membahas bentuk bantuan sosial yang diharapkan dapat diberikan kepada korban sebagai bagian dari upaya penyelesaian perkara.

 

Sejumlah pengurus GRIB Jaya Dpc Sidoarjo hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Pembina Selamet Joko Anggoro, Ketua DPC Sidoarjo Mochamad Waldi, S.H., Sekretaris Hartono, Ketua Divisi Hukum Bramada, Advokat Arif Daroby, S.H., dan Erwin, S.H. Hadir pula perwakilan PAC Sukodono, Sidoarjo Kota, Tanggulangin, Prambon, Waru, Porong, serta teman teman Media

 

GRIB Jaya Dpc Sidoarjo Tegaskan Pendampingan Sosial untuk Korban

GRIB Jaya Sidoarjo menyatakan pendampingan terhadap korban merupakan bentuk kepedulian sosial dan komitmen untuk memperjuangkan hak masyarakat yang membutuhkan bantuan. Organisasi tersebut menegaskan bahwa pendampingan ini tidak berorientasi pada keuntungan finansial bagi organisasi, melainkan ditujukan agar bantuan yang disepakati dapat diterima sepenuhnya oleh korban.

 

GRIB Jaya berharap pihak terkait menunjukkan itikad baik dan keseriusan dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Kepentingan korban, terutama akibat kondisi disabilitas permanen yang dilaporkan dialaminya, menjadi perhatian utama dalam proses perundingan.

 

Di sisi lain, GRIB Jaya juga menyampaikan bahwa apabila tidak tercapai titik temu dan upaya penyelesaian dinilai tidak mendapatkan respons yang memadai, pihaknya mempertimbangkan aksi demonstrasi damai di gudang pusat Alfamart dengan melibatkan anggota organisasi.

 

Meski demikian, Grib Jaya Dpc Sidoarjo menegaskan bahwa langkah dialog tetap menjadi prioritas. Organisasi tersebut berharap pertemuan ini menghasilkan kesepakatan yang jelas, adil, dan berpihak pada pemulihan hak korban,” Ungkap tegas ketua Dpc Grib Jaya Sidoarjo MOH WALDI SH. (Sg)

 

#GRIB JAYA

#DPC SIDOARJO

#KALAU IKUT JANGAN TAKUT

#KALAU TAKUT JANGAN IKUT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *