Karang Intan, Catatanpublik.com –
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, meninjau aktivitas di Galeri Pemasyarakatan, Senin (12/10/2026), untuk melihat penataan produk sekaligus mendorong warga binaan memasarkan hasil kegiatan kemandirian kepada pengunjung. Di lokasi tersebut, Yugo menyaksikan warga binaan menjaga dan menata berbagai produk, seperti Teh Mint Laskarin, Sabun Cuci Laskarin, miniatur bambu, dan Pentol Kuah Laskarin untuk ditawarkan kepada pengunjung.
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan memanfaatkan Galeri Pemasyarakatan sebagai sarana untuk memperkenalkan dan memasarkan produk hasil keterampilan warga binaan kepada pengunjung. Melalui galeri ini, pengunjung dapat mengenal beragam produk sekaligus membeli hasil karya warga binaan. Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas pengenalan produk dan meningkatkan minat masyarakat terhadap hasil kegiatan kemandirian.
Yugo menyampaikan bahwa pemasaran produk menjadi bagian penting untuk memperkenalkan hasil pembinaan kepada masyarakat. Ia mendorong pengelola galeri dan warga binaan menjaga kualitas serta kerapian produk agar pengunjung dapat mengenali hasil karya mereka dengan baik.
“Melalui Galeri Pemasyarakatan, kami ingin memperkenalkan hasil kegiatan kemandirian warga binaan kepada pengunjung. Kami berharap produk-produk ini semakin dikenal dan menarik minat masyarakat. Dengan demikian, warga binaan memiliki kesempatan untuk menunjukkan keterampilan yang mereka kembangkan selama menjalani pembinaan,” ujar Yugo.
Dalam pelaksanaannya, petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Rahmat Fahroni, mendampingi dan mengawasi warga binaan yang bertugas di galeri. Ia mengarahkan mereka untuk menjaga kebersihan area, menata produk dengan rapi, serta merawat barang yang dipajang agar pengunjung dapat melihat produk dengan mudah.
“Kami mendampingi warga binaan untuk menjaga kebersihan dan kerapian galeri serta menata produk agar terlihat baik saat ditawarkan kepada pengunjung. Kami juga mengingatkan mereka agar menjalankan tugas dengan teliti dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan ini, warga binaan dapat belajar merawat produk sekaligus memahami pentingnya pelayanan yang baik kepada pengunjung,” ujar Rahmat.
Selain memajang produk hasil kegiatan kemandirian, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menyediakan semir dan sikat sepatu di area galeri. Fasilitas tersebut membantu petugas merawat sepatu agar tetap bersih dan menunjang kerapian penampilan saat bertugas.
Melalui pengelolaan Galeri Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus mendorong pengenalan dan pemasaran produk hasil kegiatan kemandirian warga binaan. Upaya ini diharapkan dapat membuka peluang penjualan, meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap hasil karya warga binaan, serta memotivasi mereka untuk terus mengembangkan keterampilan sebagai bekal menjalani kehidupan yang mandiri setelah kembali ke masyarakat. (nta).






